Jumat, 29 Maret 2019

CP6 e-commerce Universitas Dhyana Pura

PERBEDAAN ANTARA SEARCH ENGINE DAN WEBSITE


1.   SEARCH ENGINE

     Search engine adalah sistem database yang dirancang untuk mengindex alamat-alamat website di internet . Untuk melaksanakan tugasnya ini, search engine atau mesin pencari memiliki program khusus yang biasanya disebut spider crawler. Pada saat Anda mendaftarkan sebuah alamat website (URL), spider dari search engine tersebut akan menerima dan menganalisa URL. 

    Dengan proses dan prosedur yang serba otomatis, spider ini akan memutuskan apakah web yang anda daftarkan layak diterima atau tidak pada search engine tersebut. Jika layak, spider akan langsung menambahkan alamat URL tersebut ke sistem database mereka. Rangking-pun segera ditetapkan dengan algoritma dan caranya masing-masing. Jika tidak layak, terpaksa Anda harus bersabar dan mengulangi pendaftaran diwaktu yang lain. Jadi semua yang namanya search engine, pasti memiliki program yang disebut Spider crawler. Dan program inilah yang sebenarnya menentukan posisi web site Anda di search engine tersebut. 




2.   WEBSITE

      Website adalah sering juga disebut Web, dapat diartikan suatu kumpulan-kumpulan halaman yang menampilkan berbagai macam informasi teks, data, gambar diam ataupun bergerak, data animasi, suara, video maupun gabungan dari semuanya, baik itu yang bersifat statis maupun yang dinamis, yang dimana membentuk satu rangkaian bangunan yang saling berkaitan dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan halaman atau hyperlink. 

     Atau definisi website adalah kumpulan dari berbagai macam halaman situs, yang terangkum didalam sebuah domain atau juga subdomain, yang lebih tempatnya berada di dalam WWW (World Wide Web) yang tentunya terdapat di dalam Internet.

    Halaman website biasanya berupa dokumen yang ditulis dalam format Hyper Text Markup Language (HTML), yang bisa diakses melalui HTTP, HTTP adalah suatu protokol yang menyampaikan berbagai informasi dari server website untuk ditampilkan kepada para user atau pemakai melalui web browser.


A. Jenis atau macam-macam website

     Jenis-jenis website ada 3 (tiga) macam diantaranya, bisa dibaca dibawah ini :
  • Website Statis adalah suatu website yang mempunyai halaman yang tidak berubah. Yang artinya adalah untuk melakukan sebuah perubahan pada suatu halaman hanya bisa dilakukan secara manual yitu dengan cara mengedit kode-kode yang menjadi struktur dari website itu sendiri.


  • Website Dinamis adalah merupakan suatu website yang secara strukturnya diperuntukan untuk update sesering mungkin. Biasanya selain dimana utamanya yang bisa diakses oleh para pengguna (user) pada umumnya, juga telah disediakan halaman backend yaitu untuk mengedit konten dari website tersebut. Contoh dari website dinamis seperti web berita yang didalamnya terdapat fasilitas berita, dsb.


  • Website Interaktif adalah suatu website yang memang pada saat ini memang terkenal. Contohnya website interaktif seperti forum dan blog. Di website ini para pengguna bisa berinteraksi dan juga beradu argumen mengenai apa yang menjadi pemikiran mereka.



B. Inilah manfaat website


   Manfaat dari website biasanya sebagian orang memiliki suatu alasan untuk membuat web itu sendiri, diantaranya :
  • Memperluas jangkauan promosi sesuatu, dengan memiliki website maka produk kita lebih bisa dikenal oleh masyarakat khususnya pengguna internet.


  • Bisa menjadi media tanpa batas, sebab internet adalah media informasi yang tanpa batas. Dengan memiliki website kita berarti sama saja memiliki banayak karyawan yang mempromosikan produk kita selama 24 jam. Yang artinya dimana website kita akan memberikan suatu informasi kepada calon konsumen selama 24 jam.


  • Promosi yang luas, internet adalah suatu media promosi terluas di dunia jika dilihat dari jangkauan area.


  • Media pengenalan perusahaan, Jika kita memiliki suatu perusahaan akan lebih mudah kita mengenalkan perusahaan lewat website, karana jangkauannya internet yang luas dan pemakainya yang banyak, sehingga perusahaan kita akan dikenal oleh masyarakat banyak sehingga dapat mendatangkan calon konsumen dengan cara promosi produk lewat website.


  • Dan lain-lain.



C. Macam-macam domain website


     Domain website, contohnya bisa di baca di bawah ini :
  • .co.id : Biasanya digunakan untuk badan usaha yang memiliki badan hukum sah.


  • .go.id : Khusus digunakan untuk Lembaga Pemerintahan  RI.


  • .ac.id : Dipakai untuk Lembaga Pendidikan.


  • .or.id : Dipakai untuk segala macam organisasi yang tidak termasuk kedalam kategori ”co.id”,”go.id”,”mil.id”, “ac.id” dan sebagainya.


  • .war.net.id : Dipaki untuk industri warung internet (warnet) yang ada di Indonesia.


  • .sch.id : Dipakai khusus untuk Lembaga Pendidikan SD, SMP dan SMU atau SMK.


  • .web.id : Biasanya digunakan untuk organisasi, badan usaha, ataupun perseorangan yang melakukan kegiatannya.


Kamis, 21 Maret 2019

CP5 e-commerce Universitas Dhyana Pura


5 PERUSAHAAN YANG SUDAH MENERAPKAN E-COMMERCE SERTA  KEKUATAN, KELEMAHAN, DAN PELUANG-ANCAMAN YANG DIHADAPI OLEH PERUSAHAAN 



Adapun 5 perusahaan yang sudah menerapkan e-commerce yakni sebagai berikut : 
1.   Blibli.com
      Tidak sekadar berjualan, situs ini menawarkan jasa informasi bisnis, interaksi pengguna, hingga iklan. Hingga saat ini, udah tercatat 200 pedagang atau merchant yang sudah bergabung di blibli.com. Beberapa di antaranya merk terkenal, seperti toko ponsel Erafone, gerai motor dan apparel Harley Davidson, distro Surfer Girl, dan Batik Danarhadi. Untuk metode pembayarannya, blibli.com hanya menerima kartu kredit dari dua bank, yakni Bank Central Asia dan Bank Mandiri. Pengiriman barang dilakukan oleh beberapa perusahaan logistik, seperti NCS, RPX, dan JNE.

2.   Carrefour 
     Contoh penerapan e-commerce ini pada perusahaan ritel yaitu Carrefour, bagaimana Carrefour ikut memanfaatkan internet untuk mendukung kegiatan bisnis mereka. Carrefour memiliki web pribadi yang berisi tentang perusahaan mereka dan juga data-data atau produk apa yang mereka tawarkan serta adanya informasi-informasi seperti diskon atau promo-promo lainnya, disamping itu juga Carrefour menyiapkan pelayanan pesan antar bagi para pelanggannya untuk mengakses atau berbelanja via online. Sistem pembayaran yang Carrefour tawarkan dengan e-commerce hampir sama dengan pada umumnya yaitu menggunakan credit card dan dengan keamanan yang terjaga dan aman dari tindakan criminal. 

3.   LAZADA
     Salah satu contoh dari perusahaan yang menggunakan E-commerce adalah Lazada Indonesia. Lazada Indonesia (www.lazada.co.id) lebih berfokus kepada tipe e-commerce B2C atau Business to Customer karena tujuan utama perusahaan adalah menyerap customer individu yang melakukan transaksi di situs mereka. Dalam Business to Customer akan lebih terfokus bagaimana mekanisme dasar bagi pembeli untuk mengakses perusahaan tersebut di dalam sebuah web yang sudah disediakan oleh perusahaan. Setelah itu bagaimana pelayanan situs tersebut dan yang paling rumit adalah bagaimana menciptakan tantangan utama untuk penjualan. E-commerce memberikan pengalaman berbelanja yang sesungguhnya dengan dapat membeli dari rumah dan dapat dilakukan selama 24 jam dalamsehari, 7 hari dalam seminggu.  

4.   Rakuten.co.id
      Perusahaan ini memiliki acara-acara non-formal yang digunakan untuk mendekatkan pihak manajemen dengan para karyawannya. Misalnya dengan mengadakan acara pesta ulang tahun setiap bulan dan makan-makan di hari tertentu.  Para karyawan pun mengikuti pelatihan skala internasional yaitu pergi ke Jepang dengan skala global. 
      Rakuten.co.id lebih banyak menginvestasikan uang dalam jumlah besar ke dalam system canggih yang dikenal dengan nama Global E-commerce Platform sehingga menunjang operasional perusahaan yang berbasis internet ini.
 
5.   Gramedia Online
     Gramedia merupakan salah satu toko buku terbesar di Indonesia. Sekarang melayani penjualan buku dengan cara e-commerce (secara online). Kategori yang ditawarkan secara online juga beragam, fiksi, nonfiksi, buku anak-anak, buku masak, dll. Bisnis penjualan buku secara online ini sepertinya akan menjadi bisnis yang menjanjikan di masa mendatang. Mengingat besarnya jumlah penduduk dan semakin banyaknya pengguna internet di Indonesia. Didukung dengan infrastruktur internet yang semakin baik dari waktu ke waktu. Memang pada umumnya masyarakat Indonesia masih ingin melihat dan memegang barang sebelum membelinya. Tetapi memang diperlukan waktu agar mereka terbiasa dengan pembelian buku secara online. Sepertinya nantinya masyarakat akan terbiasa dengan melakukan transaksi secara online seperti ini.        
 
    Dengan menerapkan e-commerce, maka mereka dapat mengurangi cost yang dipakai untuk toko gramedia, terutama pegawai dan luas wilayah yang dibutuhkan. Mereka juga dapat meningkatkan penjualan, karena lebih mudah dalam pemesanan. Pembelanjaan secara online mempermudah mereka yang tidak mempunyai waktu. Pencarian yang dilakukan juga terkadang lebih mudah, customer juga tidak akan membuang effort yang banyak jika ternyata buku yang dicari tidak tersedia. Karena mereka cukup melakukan pencarian secara online. Bayangkan jika mereka harus mendatangi toko gramedia terdekat untuk mencari buku tertentu, dan ternyata buku tersebut out of stock. 
 
 Sekarang penulis akan membahas Kekuatan, Kelemahan, dan Peluang-Ancaman yang dihadapi perusahaan. Berikut penjelasannya :
 
1.   Blibli.com
      Kekuatan
 
      a).   Tak sekadar berjualan, situs ini menawarkan jasa informasi bisnis, dan interaksi pengguna.
b).   Situs Online Shopping ini, telah memakai sistem keamanan yang sudah mendapat sertifikasi dari VeriSign (merupakan sistem standar keamanan transaksi online di dunia, serta mitra perbankan yang terpercaya diseluruh dunia).
c).   Situs Blibli.com ini memposisikan dirinya sebagai social e-commerce, yang mengusung tagline “assisting customer assisting customer”, Yang artinya adalah Situs  Blibli.com membantu si pelanggan agar pelanggan tersebut dapat membantu pelanggan lainnya.
d).    Situs Blibli.com ingin menempatkan dirinya sebagai sahabat bagi para pelanggan yang memberikan saran-saran terbaik dari para member yang dianggap oleh Situs Blibli.com ini dengan sebutan “friends”.
e).     Sebagai online mall, Blibli.com juga mencoba menawarkan berbagai kemudahan bagi para pelanggan.
f).   Dalam proses pembelian dan pembayaran, pelanggan juga selalu diberi kesempatan untuk mengonfirmasi kembali keputusannya untuk membeli. Kemudian ketika barang sedang kosong atau habis (out of stock), akan ada informasi kapan stok barang datang lagi. Dengan demikian pelanggan tidak putus asa dan berpindah ke “toko sebelah”.
Kelemahan
a).    Untuk metode pembayarannya, blibli.com hanya menerima kartu kredit dari dua bank, yakni Bank  Central Asia dan Bank Mandiri. 
Peluang
a).   E-commerce tumbuh dan berkembang dibanyak belahan dunia. Asia dan Pasifik juga sepertiga dari negara-negara berkembang sudah banyak yang menggunakan internet. Jumlah pengguna internet juga terus tumbuh. Sebagian besar pertumbuhan ini berasal dari Asia, Amerika latin dan belahan Eropa. Oleh karena itu e-commerce sangat menguntungkan toko-toko online yang sudah menjamur di Indonesia ini, contohnya blibli.com. 
Ancaman
a).  Rendahnya hambatan masuk antar negara-negara akan menyebabkan banyak pesaing-pesaing di perusahaan internet. Banyak muncul perusahaan-perusahaan internet didunia ketiga (negara berkembang) akan menyebabkan banyak menimbulkan pesaing-pesaing. Pesing terbesar yang ada di dunia internet adalah Wall mart yang merupakan perintel terbesar di dunia. Tokobagus sendiri merupakan pesaing bagi blibli.com, Tokobagus ini merupakan sebuah situs dimana perusahaan dan perorangan dapat menjual dan membeli produk maupun jasa. Tokobagus juga merupakan search engine friendly, yang berarti tidak hanya  pengunjung dari Tokobagus yang akan menemukan iklan anda tetapi juga orang-orang yang mencari produk atau jasa dengan menggunakan search engine seperti Google juga akan menemukan iklan-iklan anda. Karena strategi yang kuat dan media publikasi yang besar kini Tokobagus telah mempunyai lebih dari 100.000 pengunjung setiap hari.  
 
2.   Carefour 
            Kekuatan
            a)   Pemimpin pasar.
            b)   Keberanian untuk memasukan pasar  yang disuport oleh partner joint venture.
            c)   Kualitas toko yang tinggi dengan didasarkan pada basis pelanggan yang cukup besar.
            d)   Bisnis retail terbesar kedua di dunia dan bisnis retail terbanyak secara international
            e)   Merk yang kuat diberbagai segmen pasar.
 
            Kelemahan 
            a)   Permintaan yang besar tergantung pada pasar.
            b)   Kurang memperhatikan aspek etika bisnis yang telah ditetapkan KPPU (Komisi     
            Pengawas Persaingan Usaha).
 
     Peluang 
a)  Memperluas area produk dan pelayanan melalui diperluasnya area layanan produk.
b)  Pertumbuhan penduduk mengakibatkan meningkatnya kebutuhan akan mengkonsumsi barang secara instant. 
 
      Ancaman
      a)  Yang ancaman pasarnya tidak dapat mendukung lebih banyak outlet.
      b)  Krisis ekonomi global menyebabkan penurunan transaksi perdagangan.
     c)  Tidak diketahuinya pajak yang ditetapkan oleh tiap barang karena pajak dibebankan 
           kepada perusahaan.
 
3.   LAZADA
      Kekuatan
      a)   Transaksi antara pembeli dan penjual dilakukan secaracepat, mudah dan murah. 
 
      Kelemahan
      a)   Barang tidak bisa dipegang secara langsung, kadang barang tersebut tidak sesuai dengan 
            yang kita inginkan.
 
      Peluang
      a)    Dapat menghasilkan produk baru yang banyak diminati customer / permintaan dari  
             customer, jika produk sesuai, bagus dan memuaskan konsumen otomatis akan terjual.
 
      Ancaman 
      a)   Dikhawatirkan adanya pembuatan website palsu, persaingan harga, kualitas, persaingan 
            secara global, tidak adanya jaminan bahwa transaksi e-commerce terbebas dari upaya 
            perusakan /pemanipulasian data dan tentu akan berdampak pada berkembangnya aktivitas 
            ekonomi.
 
4.   Rakuten.co.id
      Kekuatan
a)   Kekuatan pada rakuten.co.id adalah kelengkapan segala kebutuhan yang dibutuhkan oleh tiap orang. Mulai dari kebutuhan primer sampai kebutuhan tersier yang tidak memandang kalangan manapun. Kemudahan dalam mengakses situs, pembelian, pembayaran, dan jelasnya pengiriman barang membuat rakuten menjadi saingan yang berat bagi perusahaan online yang lain.    
b)  Dengan adanya penggolongan kategori produk yang dibutuhkan oleh konsumen membuat orang awam yang jarang menggunakan internet menjadi mudah menggunakannya.  
c)   Memiliki desain dan nama yang menarik agar mudah diingat oleh orang-orang. 
 
      Kelemahan
a)  Terlalu banyak iklan yang terdapat dalam situs itu, sehingga membuat pelanggan bingung akan memilih suatu produk. 
b)  Pembayaran menggunakan kartu kredit yang sedikit peminatnya, karena di Indonesia tidak banyak orang yang mempunyai kartu kredit. 
 
      Peluang
a)   Dapat menembus pasar global.
b)   Bisa mengalahkan bisnis offline.
 
       Ancaman 
a)    Banyak situs online yang menjual barang yang sama.
b)    Kebijakan pemerintah Indonesia yang berubah-ubah menjadi ancaman dalam pengaturan 
       strategi. 
 
5.   Gramedia Online
      Kekuatan  
a)  Kekuatan Gramedia yang pertama terletak pada kelengkapan produk yang tersedia, dengan menyediakan produk yang beragam dan berkualitas maka Gramedia dapat memenuhi kebutuhan para konsumen. Sehingga diharapkan kebutuhan konsumen yang beragam dapat terpenuhi ketika mereka berbelanja di Gramedia. 
b)  Gramedia juga berusaha menawarkan harga yang bersaing demi kepuasan para konsumen, frekuensi pemberian diskon juga menjadi salah satu kekuatan, sebab tidak dapat dipungkiri bahwa diskon menjadi daya tarik tersendiri. 
c)   Citra merek dan reputasi yang sangat baik, menurut Damanik (2010) hal ini dibuktikan dengan gelar Top Brand Award 2010 yang berhasil dipertahankan oleh GramediaBookstore. Top Brand Index (TBI) sebesar 78,1. Berdasarkan index tersebut, merek Gramedia memang begitu lekat di hati masyarakat sehingga sekitar 78,1% dari 2.400 responden di enam kota besar di Indonesia memilih Gramedia sebagai merek paling top. Merek Gramedia menempati top of mind di masyarakat, memiliki market s.
 
      Kelemahan 
a)   Pelayanan operasional online Gramedia yang hanya terbatas pada hari Senin – Jumat, pukul 08.00 – 17.00 WIB saja. Sehingga pada malam hari dan weekend, situs online Gramedia tersebut tidak beroperasi. Kondisi tersebut akan menyulitkan konsumen yang ingin melakukan transaksi pada malam hari atau pada hari Sabtu atau Minggu, misalnya seperti orang-orang yang sibuk dan tidak memiliki cukup waktu untuk bertransaksi pada jam kerja. 
 
      Peluang 
 a)   Dalam era globalisasi sekarang ini, internet telah menjadi bagian dari setiap kehidupan masyarakat, penggunaan internet secara positif mampu memberikan banyak manfaat kepada penggunanya. Banyak informasi yang didapat dari internet, bahkan internet juga telah dijadikan media bisnis seperti penjualan barang secara online, dan juga media pembelajaran. Hal tersebut yang kemudian menciptakan suatu produk yang disebut e-book atau electronic book, yaitu buku yang berupa soft copy dan umumnya berupa file PDF. E-book juga disebut paperless book, karena penggunaannya harus melalui media ekektronik seperti computerlaptop, atau notepad. Bisa dikatakan bahwa saat ini sudah banyak masyarakat yang menggunakan e-book sebagai bahan bacaan mereka. Gramedia Bookstore dalam situasi ini berpeluang untuk turut menyediakan e-book bagi konsumennya, hal tersebut akan menjadi hal baru bagi Gramedia Bookstore, sehingga tidak hanya menyediakan buku dalam bentuk hard copy, namun juga menyediakan e-book.
 
      Ancaman 
a)   Penjualan buku melalui media internet kini juga telah marak di masyarakat. Meskipun Gramedia Bookstore juga memiliki situs online, namun keberadaan situs penjualan buku online lainnya juga dapat menjadi ancaman bagi Gramedia Bookstore, seperti contohnya Amazon, Ebay, Kaskus, dll. Dalam hal ini Gramedia Bookstore harus memiliki cara tertentu agar konsumen lebih memilih untuk berbelanja di situs online Gramedia daripada situs lainnya, misalnya seperti prosedur pembelian dan pembayaran yang mudah. Situs penjualan buku online yang telah disebutkan di atas tidak hanya menjual buku namun e-book, sedangkan untuk saat ini Gramedia Bookstore belum menyediakan produk berupa e-book. Tentu saja kondisi tersebut menjadi ancaman bagi Gramedia Bookstore. Pihak manajemen perlu menerapkan strategi yang baik dalam menyiasati setiap ancaman yang ada agar tidak timbul kerugian. 
 
 
www.undhirabali.ac.id